Jumat, 08 November 2019

Taburan Kecap Saja Sudah Begitu Lezat

Tahu kecap dengan lopis di sampingnya.
MASA kecil penulis, makan nasi dengan taburan kecap sudah menjadi hal yang biasa. Namun, sudah lama tak merasakannya lagi.

Tapi,siapa sangka, ternyata bisa bertemu dengan makanan itu kembali. Bukan di rumah ibu yang ada di Solo, Jawa

Namun di sebuah kota yang bisa dihitung dengan jari yang pernah penulis datangi. Kota itu adalah Blitar, Jawa Timur.

Ajakan teman makan tahu kecap membuat penasaran. Ternyata orang Blitar menyebutnya tahu lontong.

Saat dimakan, lauknya pun sangat pas. Telor asin. Perut yang lapar  membuat lahap menyantap.


Apalagi, setelah makan tahu kecap, ada lopis. Taburan gula jawa dan parutan kelapa membuat perut terisi penuh.
   
LOKASI
JIKA Anda menemukan Stadion Soeparijadi, berarti tak perlu pusing-pusing. Lokasinya ada di depan pas. Cari warung yang ramai pembelinya.


Tak terbayangkan bahwa makanan yang sangat sederhana itu menjadi salah satu favorit disantap. Bukan hanya warga Kota Blitar tapi juga para pendatang dan juga wisatawan. (*)

Beda Daerah, Rasa Nyaris Sama

Minuman pleret khas Blitar
SEBUAH tulisan prelet di depan Stadion Soeprijadi, Kota Blitar, Jawa Timur, menggugah rasa penasaran.Penulis hanya tahu tulisan tersebut ada di Solo, Jawa Tengah.

Ya, pleret adalah sebuah makanan dari tepung yang dimasukan di dalam minuman bersantan. Ada juga di dalamnya dawet dan gula jawa.

Saat didatangi, sang penjual mengaku minuman tersebut adalah khas Blitar. Adanya di kota dan bukan di kabupaten. Blitar sendiri memang terdiri dari wilayah.

Saat dimakan, rasa pleret di Blitar dan Solo nyaris tak jauh berbeda. Gurih menjadi rasa utama.

 Harganya pun cukup sekali buat kantong Anda. Berapa? Anda cukup bayar Rp 4 ribu.

LOKASI
Penjual pleret di Kota Blitar ada di depan Stadion Soeprijadi. Hanya satu-satunya yang ada di tempat tersebut. (*)

Senin, 04 November 2019

Mencari ''Surga'' di Dekat Exit Tol Sidoarjo

KATA surga tentu membuat bayangin orang akan hal-hal yang indah. Sebuah nama yang sama bisa ditemukan di muka bumi. Tepatnya di Sidoarjo, Jawa

Namun, jangan berandai-andai yang lebih. Tempat yang ada di Kota Udang, julukan Sidoarjo, tersebut adalah Nasi Surga.

Ternyata Nasi Surga diambil dari menu yang jadi andalan tempat yang ternyata pusat jajanan serba ada (pujasera) di Perumahan Taman Pinang itu. Ini pinter-pinternya menamai makanan itu.

Nasi Surga ternyata selain nasi adalah tahu, tempe, dan sambal. Bisa juga orang menyebutnya penyetan.

Di pujasera yang rapi dan bersih itu, menjual banyak menu. Selain Nasi Surga, makan-makanan khas juga tersedia. Mulai dari Soto Madura hingga Nasi Goreng.

Untuk harga, meski tempatnya elegan, kocek Anda tak akan tergerus.  Banderolnya standar.

LOKASI

Tempat Nasi Surga di Sidoarjo
Nasi Surga ada di Perumahan Taman Pinang. Dari pintu keluar Tol Sidoarjo, hanya butuh sekitar 15 menit. Dari pintu keluar, Anda tinggal lurus dan ada bundaran kemudian belok ke selatan. Pujasera Nasi Surga ada di timur jalan. (*)

Selasa, 29 Oktober 2019

Sari Tahu yang Hangatkan Pagi Hari

PAGI hari , perut tak selalu harus diisi nasi. Apalagi, kondisi perut habis kosong semalam.
   
Sebuah minuman hangat yang tak banyak ditemukan di kota atau daerah lain perlu Anda jajal kalau berada di Sidoarjo. Namanya Tauwa, asing ya di telinga.
   
PADUAN: Satu mangkuk Tauwa
Memang kalau di dengar ada nama tau alias tahu. Memang salah satu bahan utama minuman tersebut adalah bunga tahu. Warnanya putih.
   
Setelah itu akan ada kacang ijo dan guyuran air hangat jahe. Anda pun bisa memilih, pedas atau tidak. Minum Tauwa bakal terasa lezat jika ada cakue atau tepung goreng.
  
Salah satu tempat favorit minum Tauwa adalah Pak To. Buka sejak pagi, tempat ini langsung diburu para pembeli.
  
Penyajiannya di mangkok. Dua mangkok jika Anda lapar sudah sangat cukup membuat kenyang.
   
Gerobak Pak To di Gading Fajar
Jangan takut soal harga. Satu mangkok Tauwa tak sampai Rp 10.000. Cakuenya pun hanya Rp 1.000

LOKASI
Tauwa Pak To berada di Gading Fajar , Sumokali, Candi, Sidorjo. Dari Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Anda tinggal ke selatan terus hingga ujung. Posisinya di timur jalan. (*)

Onde-Onde yang Bertahan Belasan Tahun

GUGAH SELERA: Empat biji onde-onde Mbak Bawon.
NIAT hati ingin minum susu telor madu jahe (STMJ) di Bluru Kidul, Sidoarjo. Tapi, pada Minggu malam (27/10/2019) tersebut, penjual minuman pemulih tenaga tersebut tutup.
  
Tapi, sebuah pedagang di depannya menarik perhatian. Sepasang suami-istri menjual onde-onde.

Saat memasan, empat buah diletakan di piring kecil. Masih hangat karena baru diangkat dari penggorengan.

Ternyata, meski tempatnya sangat sederhana, onde-onde yang saya makan tersebut cukup populer. Paling tidak untuk wilayah Sidoarjo.

''Saya sudah 15 tahun jualan di sini,'' kata pemilik jualan Onde-Onde Mbak Bawon.

Saking larisnya, setiap hari, dia menghabiskan lebih lima kilogram tepung. Selain itu, mereka juga mempekerjakan lima orang.

''Kami juga punya cabang di daerah Sidokepung, Buduran (yang jaraknya sekitar lima kilometer),'' ungkapnya.

Dari segi harga, Onde-Onde Mbak Bawon tergolong murah. Satu porsi yang jumlahnya 11 biji dibanderol Rp 15 ribu.

LOKASI
Kalau ingin ke Onde-Onde Mbak Bawon, Anda harus menemukan jalan utama Yos Sudarso, Sidoarjo. Anda tinggal ke timur terus dan posisinya di selatan jalan.
(*)

Jumat, 25 Oktober 2019

Belut Besar yang Tetap Gurih

Tempat di mana Belut Bu Hadi di GOR Sudirman
SEJAK kecil, salah satu makanan yang bagi saya tak terlalu suka adalah belut. Dengan bentuknya yang kecil, tak jarang saya merasakan pahit.

    Bahkan, saat harus ke Surabaya karena pekerjaan, saya nyaris tak pernah makan hewan yang susah ditangkap dengan tangan biasa itu. Tapi, dua tahun, anggapan itu berubah.

    Seringnya berada di GOR Sudirman, Kertajaya, Surabaya, membuat saya sering  mendapat hidangan menu dengan lauk belut. Awalnya, saya mengira bentuknya juga kecil dan pahit.

    Ternyata, belut yang dihidangkan bentuknya besar dan rasanya gurih. Sambalnya pun tak terlalu pedas.

BEDA DENGAN BIASA: Menu belut dan sepiring nasi di Bu Hadi
    Yang jual pun tak jauh. Lokasinya masih di area GOR Sudirman. ''Kami menempati tempat ini sejak 2004. Jualan belutnya sih 2001 di pinggir jalan ,'' ungkap Hadi, pemilik Warung Belut Bu Hadi.

    Kedatangan pejabat negara, ungkap dia, membuat dia harus istirahat selama empat hari. Akibatnya, tak ada pemasukan selama rentang itu.

    ''Akhirnya, saya dan istri memutuskan mengontrak di sini,'' ucap lelaki yang ditinggal istrinya pada Ramadan 2019  atau tiga bulan sebelumnya.

    Meski namanya Warung Belut Bu Hadi, tempatnya, ujar Hadi, juga menjual beberapa menu lain. Salah satunya adalah lele.

    Harga yang ditawarkan pun cukup di kantong. Satu porsi tak sampai Rp 50.000. Itu sudah termasuk dengan minumnya. (*)

Ketupat Sayur Ala Kudus

KHAS: Sepiring lentog yang lezat
Jenang identik dengan Kudus, Jawa Tengah. Tapi, sebenarnya, ada makanan yang khas dan hanya ada di kota yang terdapat masjid legendaris tersebut.

Makanan apa itu? Lentog. Sangat aneh ya namanya. Namun, ketika kita memakannya, banyak  yang langsung terpikat.

Rasanya  nyaris sama dengan ketupat sayur. Ada lontong serta kuah bersantan.

'' Kalau di Kudus, nyarinya di daerah Tanjung Karang. Ada sentralisasi makanan tersebut,'' ungkau Ulin, salah satu warga Kudus.

Untuk lauknya, kita bisa memilih. Ketika penulis datang ke Tanjung Karang pada 17 Oktober 2019, ada bakwan dan juga sate telor puyuh. Soal harga, Anda tak perlu khawatir.

Ketika berdua, makan lentog plus lauk dan minum teh hangat tak lebih dari Rp 30 ribu. Jadi, kalau ke Kudus, ingatlah, Lentog harus dirasakan. (*)

Senin, 09 Januari 2017

Olahan Bandengnya Nomor Wahid

Toko Majapahit yang tak banyak berubah
SIDOARJO terkenal dengan makanan khasnya, bandeng. Semua dikarenakan tempat daerah tersebut yang dekat dengan laut.

Dibandingkan bahan olahan lain, bandeng menjadi komoditi andalan. Meski, dari laut tersebut ada beratus bahkan beribu hasil alam dari sana.

 Tak heran jika di Sidoarjo juga banyak tempat untuk mengolahnya bandeng menjadi makanan siap saji atau siap makan. Namun, di antata tempat penjual bandeng olahan,yakni Toko Majapahit.

Menu otak-otak yang jadi andalan
Dibandingkan dengan toko-toko lain di sekitarnya, Toko Majapahit mungkin kalah. Tempatnya yang sederhana bisa menjadi membuat pembeli, khususnya luar kota enggan singgah.

Namun, bagi warga Sidoarjo yang paham akan rasa dan kelezatan, mereka memilih membeli bandeng dan olahannya di Toko Majapahit. Apalagi, toko yang diambil dari nama yang sama dengan jalan di depannya tersebut sudah berdiri sejak 1973. Sehingga, dari segi pengalaman, Toko Majapahit unggul jauh dibandingkan toko-toko sejenis.

 Salah satu andalannya selain bandeng bakar adalah otak-otak bandeng. Di sini bukan berarti otak bandeng yang diolah. Tapi, dagin bandeng diolah dicampur dengan beberapa bumbu-bumbu alami.
Rasanya bisa membuat Anda ketagihan. Bandeng yang asin bisa menjadi pedas.

Dari segi harga sangat dijangkaukantong.Di Toko Majapahit, Otak-Otak Bandeng dijual dengan harga Rp 35.000. Dijamin, kalau Anda hanya membeli satu pasti kurang.

LOKASI
Toko Majapahit sesuai namanya berada di Jalan Mojopahit Sidoarjo. Dari arah Surabaya, toko ini berada di kanan jalan. Untuk menjangkaunya, Anda harus putar balik.

Sedangkan kalau dari Malang, ada di kiri. Anda bisa langsung parjir di depan toko.
 Jangan keliru dengan toko sejenis yang ada di Jalan Majapahit. Tokonya memang tak seberapa besar,namun soal rasa, khususnya masakan bandeng, Toko Majapahit bisa disebut nomor satu. (*)

Sabtu, 07 Januari 2017

Bukan Lagi Makanan Pinggiran

Ketan Legenda di Sidoarjo
Ketan yang dipadu dengan durian
BANYAK menyebut makanan ketan sudah ketinggalan zaman. Makanan ini dianggap kalah oleh makanan-makanan yang menyerbu dari Eropa, Korea, Tiongkok, ataupun Jepang.

Padahal, makanan ini merupakan makanan asli Indonesia. Bahkan, dulu menjadi makanan yang selalu disediakan di setiap rumah, khususnya di Pulau Jawa.

Namun, sekarang, ketan sudah tak bisa dianggap sebagai makanan pinggiran yang hampir punah. Kini, masyarakat mulai kembali suka akan ketan.

Buktinya, Ketan Leganda selalu diserbu para pembeli. Berawal dari Batu, kedai ini sudah menyebar ke berbagai daerah.

Selain di Surabaya, di Sidoarjo, kedai yang ada di pinggir jalan di kawasan Pagerwojo tersebut tak pernah sepi pembeli.

Menu yang disajikan semuanya lezat dengan sajian utamanya tetap ketan. Sebagai misal ketan durian. Selain ketan di sebuah piring kecil ada sebuah durian.

Minumannya pun sangat variatif. Namun, di antara semua, Anda layak menjajal teh tarik. (*)

Ke Mana pun Tetap Diburu Pembeli


Warung Kawi yang tak hanya menjual bakso
AWALNYA di 2013, jualannya di pinggir jalan. Sang penjual pun harus mendorong gerobak baksonya dari rumah yang jaraknya sekitar hampir 2 kilometer.

Setelah pelanggan mulai ramai, warung bakso tersebut mengontrak garasi mobil di sebuah rumah yang tak jauh dari tempat yang lama di kawasan Perumahan Pondok Jati, Sidoarjo. Sayang, kontrak tempat tak diperpanjang.

Terpaksa warung bakso yang diberi nama Kawi itu kembali harus hengkang. Hanya, karena pelanggan sudah banyak, lokasi baru tersebut juga tidak jauh dari dua tempat sebelumnya.

Cwimie yang membuat isinya mie dan cacahan daging ayam
Tak bisa dipungkiri, rasa bakso Kawi cukup beda dengan bakso-bakso yang ada di Sidoarjo. Rasa daging sapinya sangat terasa. Kuahnya pun cukup jernih dan tak banyak mengandung lemak.

Belum lagi cwi mie yang ada di Kawi. Cacahan daging ayamnya mampu menjadi satu dengan bakmienya yang kecil-kecil.

Kini, kalau kita ke Kawi, bukan hanya akan mendapat sajian bakso dan cwimie. Ada masakan chinesse food yang menggoda lidah.

Ada bakmi goreng, bakmie kuah, dan kwitiau pun sudah ada. Dari sisi harga, masakan di Kawi cukup buat kantong. Bahkan, tak ada ruginya jika dibandingkan dengan rasa yang diterima. (*)

Senin, 02 Januari 2017

Rasa yang Tak Pernah Berubah

Mangkok di Bakso Remaja yang isinya komplet
CARI bakso di Solo, Jawa Tengah, bukan hal yang susah. Kota Bengawan, julukan Solo, merupakan gudangnya masakan kuah dengan bulatan daging tersebut.

Namun, di antara puluhan bahkan ratusan penjual bakso, warung bakso Remaja layak dapat nilai lebih. Warung yang berada di kawasan Kartopuran tersebut menyajikan hal yang beda di dalam mangkoknya.

Pentol yang ada tak hanya isi daging, rapi juga telor puyuh. Selain itu, ada tahu putih dan gorengan di dalam mangkok. Satu mangkok lagi berisi sawi hijau yang baru saja direbus.

Menariknya, rasa Bakso Remaja tak pernah berubah. Sejak penulis mengenaknya 20 puluhan tahun yang lalu, kenikmatan dan sensasi yang ditawarkan sama.

Lokasinya pun juga. Tetap berada di perempatan Kartopuran. Padahal, tak akan susah bila pemiliknya ingin membuka cabang di tempat lain.

Soal harga tak terlalu beda jauh. Satu mangkok yang berisi banyak pentol tersebut dihargai Rp 10 ribu. (*)

Lodeh Lezat di Kawasan Lumpur

Menu kare dengan isi telor dan daging ayam
Rumah makan Bedjo-Untung di Porong, Sidoarjo
APA yang ada di benak Anda saat menyebut nama Porong? Tentu lumpur Lapindo.

Ini memang tak salah. Alasannya, daerah yang masuk wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, memang banyak tergenang lumpur karena pengeboran yang dilakukan.

Namun, di Porong juga terdapat makanan atau masakan yang selalu dicari para pemburu kuliner. Apa itu? Kalau ote-ote sudah banyak dikenal.

Ada sebuah rumah makan yang punya masakan bikin ketagihan. Rumah makannya pun namanya mudah diingat, Bedjo-Untung.

Lokasinya tepat berada di depan pintu masuk Pusdik Brimob Porong. Kita hanya masuk sedikit untuk bisa sampai. Sebuah bangunan kuno dengan warna hijau akan terlihat dari gapura masuk.

Dari beberapa masakan yang ditawarkan, masakan lodeh yang paling dicari. Entah mengap. Secara kasat mata, isinya juga tak beda dengan masakan lodeh di warung-warung lain.

Ada juga kare dan rawon. Rasanya pun juga bikin ketagihan.

Hanya, soal harga, masakan di Bedjo-Untung mungkin sedikit mahal dibandingkan dengan yang lain. Di sana, tiap masakan, minimal di atas Rp 20.00. Hanya, harga tersebut seakan terbayar dengan rasa yang diberikan. (*)

Rabu, 11 Mei 2016

Bukan hanya Menu Pecel

NAMA tempatnya Pecel Pincuk Ponorogo. Tentu, yang ingin makan menu tersebut bisa langsung datang ke warung yang ada di kawasan Sukodono, Sidoarjo, tersebut.

Tapi, bagi Anda yang tak suka pecel pun bisa singgah dan makan di tempat tersebut. Kok bisa? Ini dikarenakan menu yang dijual ternyata sangat bervariasi.

Bukan hanya lauk, sayurnya pun beraneka ragam. Lauknya tak hanya peyek atau daging sapi yang biasanya ada di dalam menu pecel.

Ikan goreng, telor goreng atau rebus ada di barisan menu. Ada juga udang ataupun dadar jagung.

Harganya pun sangat terjangkau. Padahal, rasanya tak kalah dengan restoran.

Sepiring nasi plus lauk pecel dihargai Rp 7.000. Jika lauknya telor atau ayam hanya Rp 10.000.

LOKASI:
Warung Pecel Pincuk Ponorogo  ada di kawasan Sukodono, sebuah kecamatan yang tak jauh dari Kota Sidoarjo.Tepatnya di Jalan A. Yani No 19 Desa Karangnongko.

Tak susah untuk menemukannya. Karena letaknya di jalur utama Jalan Sukodono-Kota Sidoarjo atau Sukodono ke Surabaya. (*)

Satu Mangkok Kecil yang Bikin Ketagihan

SRAGEN terkenal dengan warung sotonya. Bukan soto ayam seperti Lamongan yang ada di Jawa Timur.

Beda juga dengan soto Madura yang memakai daging sapi. Warung soto daging pun banyak tersebar di segala pelosok kota paling timur di Jawa Tengah tersebut.

Namun, hanya satu warung soto di Sragen yang mempunyai nilai jual tinggi. Di mana itu? S. Gimo yang ada di tengah daerah berjuluk Kota Saraswati tersebut.

Ini disebabkan warung S. Gimo sudah cukup lama berdiri tepatnya sejak 1975. Penjualnya pun masih Gimo yang tahu benar memanjakan pembeli.

Selain rasa sotonya yang khas, di warung S. Gimo pun meyediakan tahu dan tempe goreng. Paduannya dengan soto dengan mangkuk kecil membuat pembeli kadang menambah pesanan sotonya.Ada juga daging babat yang bisa dipotong kecil-kecil yang bisa diaduk di dalam mangkok soto.

Soal harga, Anda tak perlu khawatir. Satu mangkok dihargai Rp 7.000. Ditambah teh hangat dan tahu atau tempe, Rp 10 ribu sudah membuat ketagihan.

LOKASI
Di Sragen banyak terdapat penjual soto dari keluarga Gimo. Namun, warung soto yang didatangi penulis ada di gang masuk depan mall Mitra.

Lokasinya cukup menarik karena masih mempertahankan gaya lama bangunan Jawa. Parkirnya pun cukup lapang dan membuat pembeli bisa tenang saat menyantap soto di warung S. Gimo. (*)

Senin, 09 Mei 2016

Sensasi Ice Cream Penyejuk Hati

JANGAN pernah mempunyai pikiran makan ice cream harus merogoh kocek dalam-dalam. Pikiran seperti itu harus sudah dibuang jauh-jauh.

Tak percaya? Cobalah datang ke Ice Cream Tentrem yang ada di Solo, Jawa Tengah. Hati Anda dijamin bakal tenteram (bahasa Indonesia dari tentrem).

Dengan harga mulai Rp 15.000, Anda akan tinggal memilih ice cream yang rasanya tak kalah dengan ice cream yang dibanderol dengan harga ratusan ribu rupiah.

Kebetulan, saat datang ke Ice Cream Tentrem, penulis membeli Jamaika. Sebuah es coklat yang dipadukan dengan strawberry.

Harganya 'hanya' Rp 18.000. Meski sebenarnya, banyak juga menu lain yang harganya tak sampai menembus Rp 25.000.

Sehingga, tak mengherankan kalau Ice Tentrem selalu diserbu pembeli. Setiap hari Ice Cream Tentrem buka mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB.


LOKASI
Ice Cream Tentrem yang disambangi penulis berada di Jalan Slamet Riyadi 136. Jalan Slamet Riyadi merupakan jalan protokol di Solo.

Dulunya, bangunan tersebut merupakan sebuah gedung bioskop. Hanya, sekarang sudah dibongkar dan bergandengan dengan jejeran toko elektronik.

Toko tersebut baru buka setahun lalu tepatnya pada Lebaran 2015. Menurut salah satu pelayan toko, sebelumnya Ice Cream Tentrem ada di Kampung Kepatihan.

Di tempat lama itu sekarang hanya untuk memproduksi. Sehingga kalau mau merasakan sensasi Ice Cream Tentrem, pembeli harus datang ke Jalan Slamet Riyadi 136. (*)

Keluar dengan Tubuh Lebih Sehat













MINUM susu di Solosudah menjadi sebuah kebiasaan bagi masyarakatnya. Apalagi, di kota kedua terbesar di provinsi Jawa Tengah tersebut banyak ditemukan gerai ataupun warung tenda yang menjual air dari tubuh sapi tersebut.

Ada yang punya banyak cabang. Tapi, bukan berarti yang penjual tunggal bakal ditinggal pembeli.

Warung susu Shi Joh misalnya. Tempat ini seperti tak pernah sepi didatangi pembeli.

Sebenarnya, ini wajar. Alasanya, varian minuman susunya sangat banyak dan dijamin sehat dan lezat.

Mulai dari susu murni, susu cokelat, hingga susu telur madu jahe. Harganya pun sangat terjangkau.

Minimal satu gelar dibanderol Rp 4.000. Sebuah harga yang sangat terjangkau.

LOKASI
Warung susu Shi John berada di Jalan Kapten Mulyadi, Semanggi. Dari Alun-Alun Selatan Keraton Solo, Anda tinggal ke timur. Setelah bertemu perempatan, Anda tinggal belok ke kiri yang jarahnya tak sampai 10 meter.

Pemiliknya yang bernama Firdaus akan memanjakan Anda dengan varian susu serta makanan khas seperti roti bakar ataupun juga telor rebus setengah matang. Silahkan datang dan keluar dengan tubuh lebih sehat karena susu. (*)

Sabtu, 10 Oktober 2015

Lalapan Peneman di Setiap Menu

AYAM bakar menjadi menu andalan Wong Solo. Namun, ternyata, bukan berarti, menu-menu yang lain tak kalah istimewa.

Di sana juga ada ikan bakar maupun ayam yang dicrispy. Bebek gorengnya pun layak dapat acungan jempol.

Yang bikin beda lagi, dalam setiap menu di Wong Solo, baik yang goreng atau bakar, selalu ada lalapan dengan sambal parutan kelapa. Meski dalam penyajiannya juga sudah ada sambal bawang.

Dengan nama yang sudah mengglobal di Indonesia, jangan kuatir soal harga. Menu yang ditawarkan ada yang seharga Rp 14.000.

LOKASI
Penulis berkesempatan mengunjungi Ayam Bakar Wong Solo yang ada di Jalan KH Mukmin, Sidoarjo. Lokasinya di tengah Kota Udang, julukan Sidoarjo.

Dari Alun-Alun Sidoarjo, Anda tinggal melewati dua kelokan ke kanan. Tempatnya terbuka.

Sayang, dibandingkan dengan tempat Ayam Bakar Wong Solo yang tersebar di berbagai tempat ini tidak ada tempat lesehan. Sehingga, pengunjung pun hanya makan di meja dengan kursi duduk. (*)

Senin, 28 September 2015

Taburan Susu Jadi Pemanis Es Buah

Buah yang tertutup susu dan es
TEMPAT kuliner yang enak tak selalu berada di tengah kota. Atau juga di pusat keramaian.

Es Buah Puspita menjadi perkecualian. Lokasinya berada di tengah sebuah kampung di Solo, Jawa Tengah. Tepatnya Tegal Kembang RT 06/RW V, Pajang.

Minuman es yang disajikan benar-benar lezat. Beberapa buah seperti nanas, pepaya, maupun melon dicampur dengan cincau. Guyuran susu di atasnya menjadi pemanis berbagai macam buah tersebut.

Karena ada di tengan kampung, harganya pun tak sebanding dengan kelezatannya. Satu mangkok es buah di Puspita dijual Rp 5.000. Harga yang sama juga berlaku untuk es susu maupun es campur.

Selain es, di Es Buah Puspita juga menyajikan menu gado-gado, tahu acar, dan mie thoprak.

LOKASI:
Karena lokasinya di tengah kampung, butuh kejelian untuk menemukan warung Es Buah Puspita. Sebagai penanda, carilah SD Bratan I.

Tempatnya ada di sebelat timur. Jaraknya tak lebih 10 meter.

Rindangnya pohon dan berada di rumah menjadi pembeda Es Buah Puspita dengan warung atau depot yang lain. (*)

Lokasinya berada di tengah kampung

Bukan Sekadar Mampir Minum Susu

Es susu coklat
ANDA ingin sehat, tentu salah satunya minum susu. Tapi, kalau Anda datang ke Shi Jack di Solo, bukan hanya sehat yang didapat.

Perut Anda pun bakal kenyang saat pulang. Kok bisa? Ya, di Shi Jack tak hanya menjual susu segar tapi juga banyak pilihan makanan.

Makan nasi, ada nasi goreng, nasi oseng-oseng, ataupun juga bakmi dan bihun. Hanya, porsinya tak besar. Kalau mau kenyang, minimal dua bungkus yang perlu diambil.

Lauknya pun tak kalah banyak. Ada kikil, sate telor puyuh, atapun juga tahu dan tempe.

Varian susu segar jumlahnya banyak. Ada susu murni, susu coklat, susu sirup, atapun juga susu telor madu dan jahe (STMJ).

Soal harga, tak perlu khawatir. Satu gelas susu rata-rata dihargai Rp 8.000. Nasi bungkus Rp 2.000. Tak menguras kantong kan?

LOKASI
Di Solo, Susu Segar Shi Jack tersebar di berbagai lokasi. Tapi, penulis mendatangi yang ada di Jalan Dr Rajiman yang masuk kawasan Kabangan.

Tempatnya luas dengan kursi dan bangku panjang yang bisa menampung hingga 20 orang. Meski di pinggir jalan, tempat parkirnya juga tak susah. (*)

Menu-menu yang ditawarkan

Minggu, 27 September 2015

Paduan Mie dan Bakso yang Sama-Sama Lezat

Warung yang jadi favorit mahasiswa
Mie ayam dengan tambahan bakso
MIE ayam nya sdh terkenal enak. Baksonya juga.

Lalu bagaimana kalau keduanya disatukan. Tentu sudah jaminan mie bakso tersebut bakal jempolan.

Sehingga tak mengherankan kalau Mie Ayam Putra Solo  yang ada di Ketintang,Surabaya, tersebut selalu diserbu pembeli. Setiap hari nyaris tak ada bangku kosong di tempat itu.

Apalagi, dalam soal harga, cukup murah. Semangkok mie bakso dijual Rp 13.000.

LOKASI:
Mie ayam Putra Solo ada di Ketintang, Surabaya. Dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Anda ke barat sekitar 300 meter. Lokasinya lumayan luas dan bisa menampung hingga 25 pembeli. (*)