Minggu, 02 Agustus 2015

Sop tanpa Wortel dan Makaroni

Variasi menu sop
Buka mulai pukul 06.30 WIB
TEMPATNYA nyaris tak pernah sepi. Padahal, menu yang ditawarkannya sangat sederhana, sayur sop.

Namun, sop ayam di Pak Min Klaten bukan seperti sayur sop pada umumnya yang berisi wortel, kobis, ataupun makaroni. Warung yang berada di Jalan Gajah Mada, Sidarjo, tersebut menyajikan beda.

Isi mangkok sopnya  kuah dengan isi menu yang bervariasi. Mulai dari kulit, uritan, ceker, ati ampela, tepong, hingga dada.

Kuahnya yang selalu hangat membuat sop ayam di Pak Min Klaten beda dengan di tempat yang lain. Sajian nasi yang dipisah membuat pembeli langsung merayakan kelezatan aslinya tanpa langsung bercampur nasi.

Harganya pun tak mencekik dompet. Meski berbeda-beda harga tergantung isi sop, tapi tidak ada yang melebihi Rp 20.000 dengan yang termurah Rp 7.000.

Tak heran jika pembeli pun seolah tak pernah berhenti. Hebatnya, keramaian yang ada Sop Pak Min Klaten tak hanya di Sidoarjo. 50 lebih cabangnya juga selalu sama.


LOKASI
Sop Ayam Pak Min Klaten berada di Jalan Gajah Mada, Sidoarjo. Dari Surabaya, setelah melewati Alun-Alun, Anda bisa mengurangi kecepatan karena jaraknya sudah dekat.

Nah, setelah ada tugu jam, Anda sudah menemui tempat parkir motor dan mobil yang ramai. Itulah tempat Sop Ayam Pak Min Klaten. Di depannya ada gerobag warna biru yang sangat sederhana.

Tempatnya sangat lapang. Sebanyak 50 pembeli bisa duduk dan makan di tempat tersebut. Buka mulai pukul 06.30 WIB, Sop Ayam Pak Min Klaten tutup hingga pukul 21.30 WIB.

Tapi, biasanya, sebelum pukul 21.30 WIB, tempat tersebut sudah tutup jika menu sopnya sudah habis. (*)

Menyantap Irisan Bakso Persegi Panjang


Ada dua jenis bakso di mangkok
BAKSO berbentuk bulat sudah biasa. Dibuat kotak juga sudah menjadi hal yang lazim.

Namun, kedai bakso Prima yang ada di kawasan Ketintang, Surabaya, berani beda. Daging sapi yang dipadu dengan tepung diiris tipis dengan bentuk persegi panjang.

Hanya, pentol bulat tetap ada. Hanya, jumlahnya tak sebanyak pentol tipis persegi panjang.

Semangkok bakso di Prima berisi pentol bulat dan panjang ditambah dengan tahu serta pangsit goreng. Harganya pun relatif murah yakni Rp 8.000 semangkok.


LOKASI
Selama 20 tahun, penjual bakso Prima Pak Man ada di kawasan Ketintang, yang masuk Surabaya Barat. Hanya, sejak Februari 2015, tempatnya sedikit bergeser ke sebelah timur.

Dari sebuah pusat perbelanjaan besar di Jalan Ahmad Yani, Anda belok ke barat. Dari perlintasan kereta api, jaraknya sekitar 100 meter. Di depan kedai yang berada di selatan jalan, terdapat sebuah gerobak yang bertuliskan bakso Prima.

Sayang, tempatnya lebih kecil. Sehingga tak bisa memuat banyak pembeli seperti tempat sebelumnya. (*)
Gerobak yang 20 tahun berdiri

Sabtu, 01 Agustus 2015

Kuah dari Kecap Manis dan Bawang Putih

Paduan sempurna
MASYARAKAT Solo punya masakan dari olahan tahu. Surabaya dan sekitarnya punya tahu tek, kota kedua terbesar di Jawa Tengah itu pun punya tahu kupat.

Sesuai dengan namanya, tahu kupat, tentunya tahu dan kupat dipadukan menjadi sebuah santapan yang nyus. Selain itu ada juga taoge maupun mie basah. Kuahnya dari kecap yang diaduk bersama bawang putih yang digerus yang ditambahin garam.

Salah satu warung tahu kupat yang didatangi penulis ada di depan Pasar Jongke, Pajang, Solo. Di sini, rasanya sangat klop banget antara manisnya kuah kecap dengan tahu yang sudah digoreng.

Harganya pun sangat terjangkau, Rp 8.000. Sepiring tahu kupat sudah membuat perut kita kenyang.

LOKASI
Warung tahu kupat yang didatangi penulis berada tepat di depan Pasar Jongke. Tak ada penjual tahu kupat selain yang disambangi.

Tempatnya tak terlalu luas. Diisi 10 pembeli saja sudah terasa sesak. (*)



 




Rasa Terjaga meski tanpa Pesaing

Rasa tak berubah selama 15 tahun
Warung yang sangat sederhana
DI kawasan Ketintang Baru, Surabaya, penjual siomay hanya satu. Dulu, sempat ada tiga penjual yang menawarkan kuliner asal Bandung, Jawa Barat, tersebut.

Namun, itu tak membuat sang penjual terlena. Hampir 15 tahun, rasa siomaynya tetap terjaga.

Kubis, kentang, maupun telornya selalu lezat disantap. Bumbu kacangnya pun menjadi senjata utama untuk membuat campuran makanan tersebut akan habis disantap.

Sepiring siomay dijual dengan harga Rp 8.000. Setiap hari, warung siomay di Ketintang Baru tersebut bisa habis 100 bungkus lebih.

Selain itu, ada juga batagor. Caranya menggoreng yang kering menjadi andalan.


LOKASI:
Ketintang lezat ini berada di Ketintang Baru, Surabaya. Bisa dijangkau dari Jalan Ahmad Yani, yang merupakan jalan protokol Kota Pahlawan, julukan dengan belok kiri dari sebuah restoran cepat saji.

Sekitar 10 meter ada jembatan, Anda bisa belok kiri hingga sebuah mini market waralaba. Warung siomay itu ada tepat di sampingnya. (*)

Makan Gudeg Lezat Tengah Malam

Tersedia banyak menu di Gudeg Ceker Bu Kasno
KALAU Anda tengah berada di Solo, jangan pernah takut kelaparan. Angkringan di kota kedua terbesar di Jawa Tengah tersebut banyak yang buka hingga dini hari.

Tapi, kalau Anda mau variasi menu, datanglah ke Gudeg Ceker Bu Kasno.

Tempat sudah seperti menjadi tujuan para penggila kuliner jika berada di Solo. Hampir semua yang suka makan gudeg, pasti menyempatkan makan di tempat yang berada di kawasan Margoyudan tersebut.

Sesuai namanya, ceker menjadi andalan untuk wajib disantap di sana. Gigi Anda tak perlu susah susah makan. Sekali gigit, dagingnya akan lepas dari tulang kaki ayam tersebut.

Selain disantap sendiri, ceker akan digabungkan dengan nasi gudegnya yang tak kalah lezat. Tahu dan tempe bacem(yang dimasak manis) menjadi teman ceker di piring gudeg.

Sepiring gudeg di warung Bu Kasno dibanderol mulai Rp 9.000. Jika tambah lauk seperti telor, tentu harganya juga beda.

Menariknya, suguhan teh hangat akan membuat badan terasa hangat. Ini disebabkan Gudeg Ceker Bu Kasno hanya buka pada dini hari saat udara Solo terasa dingin.


LOKASI:
Gudeg Ceker Bu Kasno ada di pinggir Jalan Wolter Monginsidi, Solo. Letaknya di wilayah Margoyudan.

Dari Stasiun Balapan, Solo, Anda lurus ke timur hingga bertemu dua perempatan. Nah, di utara jalan, Anda sudah langsung menemukan Gudeg Ceker Bu Kasno.

Atau dari timur, Anda tinggal lurus dari Jembatan Jurug atau batas kota langsung lurus.

Kalau mau makan di Gudeg Ceker Bu Kasno, Anda harus kuat begadang. Bagaimana tidak, tempat tersebut baru buka pukul 01.00 WIB dan baru tutup pukul 07.00 WIB.

Tempatnya lumayan luas. Namun, kalau akhir pekan atau liburan panjang seperti Lebaran, Anda bisa antre lama dan bisa berdiri menunggu hingga 30 menit.

Tapi, rasa capek menunggu bakal hilang jika sudah menyantap nasi gudeg ceker Bu Kasno. (*)

Soto dengan Daging Manis

SOTO Jombang mungkin belum terlalu menggurita. Tak seperti soto ayam Lamongan atapun soto daging Madura.

Memang, ketiga soto tersebut punya perbedaan. Soto Jombang sama seperti soto Maduran dengan memakai daging sapi sebagai lauk utama.

Hanya bedanya, daging sapi di soto Jombang lebih manis dan juga empuk. Taburan bawang goreng dan kecambah menjadi bumbu penambah lezat dari Warung Soto Daging Jombang Bang Ali di kawasan Tebel, Sidoarjo, tersebut.

Semangkok soto daging di Bang Ali dijual dengan harga Rp 13.000. Kalau lauk Anda masih kurang ada paru usus ataupun limpa.

LOKASI:
Soto Daging Jombang Bang Ali dulu berada di dekat tugu batas kota Sidoarjo. Ada di sebelah barat dan masuk di kawasan Tebel, Sidoarjo.

Namun, kini tempatnya bergeser ke sebelah utara, tepatnya di utara Masjid Tebel. Tempat yang baru ini lebih luas dibandingkan sebelumnya dan lebih permanen.

Sekarang, pembeli tak perlu berdesak-desakan. Di dekat Masid Tebel, Warung Soto Daging Jombang Bang Ali, bisa menampung 20-an pembeli. (*)
Sudah pindah dekat Masjid Tebel

Kamis, 30 Juli 2015

Penuh Taburan Potongan Daging Ayam

Satu mangkok bikin kenyang
SOTO Lamongan di Surabaya ratusan jumlahnya. Namun, kebanyakan dari mereka belum ada yang lebih dari 10 tahun.

Tapi, Soto Ayam Pak Idoh lebih dari itu. Sudah hampir 42 tahun, Soto Ayam Pak Idoh berdiri untuk melayani warga Surabaya yang suka akan soto Lamongan.

Kali pertama, Soto Ayam Pak Idoh berdiri di Perak, Surabaya Utara. Di sana, Soto Ayam Pak Idoh bertahan hingga delapan tahun.

Setelah itu, Soto Ayam Pak Idoh bergeser ke Surabaya Selatan dan pinggir jalan Ahmad Yani menjadi pilihan. Di tempat tersebut, warung itu bertahan selama 32 tahun dan pindah ke tempat yang baru ini baru dua tahun.

Dengan rentang waktu yang lama, tentu sudah jaminan rasanya Soto Ayam Pak Idoh. Memang, itu terbukti.

Soto Ayam Pak Idoh diisi oleh daging yang sudah dipotong kecil-kecil atau disuwir. Taburan koyah (remukan kerupuk udang)menambah kelezatan masakan Soto Ayam Pak Idoh.


LOKASI:
Soto Ayam Pak Idoh sekarang ada di Gayung Kebonsari. Jaraknya sekitar 200 meter dari tempat yang lama di Jalan Ahmad Yani No 172.
Dibandingkan tempat yang lama, tempat Soto Pak Idoh yang baru lebih lapang. Bisa menampung hingga 15 pembeli. (*)
Sudah tiga kali pindah

Susu bukan hanya Putih


SEHAT:Gelas susu coklat
KOTA Solo tak hanya dikenal dengan angkringan yang tersebar di segala penjuru. Tapi, ada juga kuliner yang banyak ditemukan di Kota Bengawan, julukan Solo, tapi belum tentu ada di daerah lain.

Apa itu? Susu segar. Memang, ada sebuah kedai yang punya banyak cabang dan identik dengan Solo.

Tapi, kedai susu segar yang lain pun tak kalah lezatnya. Penulis sempat mampir di kedai susu segar Gizi Centre yang ada di pinggir Kota Solo.

Menu susunya bukan hanya susu segar yang berwarna putih, tapi banyak varian. Ada susu coklat, susu sirup, ataupun juga susu telor madu jahe (STMJ).

Pembeli pun tinggal pilih. Bisa juga dingin ataupun hangat.

Harganya sangat terjangkau di kantong. Satu susu segar di Gizi Center dibanderol Rp 8.000.

Kalau mau makan, di Gizi Centre pun tersedia nasi bungkus sambal, cap cay, ataupun juga bihun.

LOKASI:
Gizi Centre ada di Jalan Adi Soemarmo yang masuk kawasan Banyuanyar, Solo. Tempatnya tak jauh dengan batas Kota Solo dengan Kabupaten Karanganyar.

Anda bisa minum di tempat karena adanya kursi dan meja panjang. Tempat di Gizi Centre bisa menampung sekitar 20-an pembeli. (*)
Varian menu di Gizi Centre