Sabtu, 10 Oktober 2015

Lalapan Peneman di Setiap Menu

AYAM bakar menjadi menu andalan Wong Solo. Namun, ternyata, bukan berarti, menu-menu yang lain tak kalah istimewa.

Di sana juga ada ikan bakar maupun ayam yang dicrispy. Bebek gorengnya pun layak dapat acungan jempol.

Yang bikin beda lagi, dalam setiap menu di Wong Solo, baik yang goreng atau bakar, selalu ada lalapan dengan sambal parutan kelapa. Meski dalam penyajiannya juga sudah ada sambal bawang.

Dengan nama yang sudah mengglobal di Indonesia, jangan kuatir soal harga. Menu yang ditawarkan ada yang seharga Rp 14.000.

LOKASI
Penulis berkesempatan mengunjungi Ayam Bakar Wong Solo yang ada di Jalan KH Mukmin, Sidoarjo. Lokasinya di tengah Kota Udang, julukan Sidoarjo.

Dari Alun-Alun Sidoarjo, Anda tinggal melewati dua kelokan ke kanan. Tempatnya terbuka.

Sayang, dibandingkan dengan tempat Ayam Bakar Wong Solo yang tersebar di berbagai tempat ini tidak ada tempat lesehan. Sehingga, pengunjung pun hanya makan di meja dengan kursi duduk. (*)

Senin, 28 September 2015

Taburan Susu Jadi Pemanis Es Buah

Buah yang tertutup susu dan es
TEMPAT kuliner yang enak tak selalu berada di tengah kota. Atau juga di pusat keramaian.

Es Buah Puspita menjadi perkecualian. Lokasinya berada di tengah sebuah kampung di Solo, Jawa Tengah. Tepatnya Tegal Kembang RT 06/RW V, Pajang.

Minuman es yang disajikan benar-benar lezat. Beberapa buah seperti nanas, pepaya, maupun melon dicampur dengan cincau. Guyuran susu di atasnya menjadi pemanis berbagai macam buah tersebut.

Karena ada di tengan kampung, harganya pun tak sebanding dengan kelezatannya. Satu mangkok es buah di Puspita dijual Rp 5.000. Harga yang sama juga berlaku untuk es susu maupun es campur.

Selain es, di Es Buah Puspita juga menyajikan menu gado-gado, tahu acar, dan mie thoprak.

LOKASI:
Karena lokasinya di tengah kampung, butuh kejelian untuk menemukan warung Es Buah Puspita. Sebagai penanda, carilah SD Bratan I.

Tempatnya ada di sebelat timur. Jaraknya tak lebih 10 meter.

Rindangnya pohon dan berada di rumah menjadi pembeda Es Buah Puspita dengan warung atau depot yang lain. (*)

Lokasinya berada di tengah kampung

Bukan Sekadar Mampir Minum Susu

Es susu coklat
ANDA ingin sehat, tentu salah satunya minum susu. Tapi, kalau Anda datang ke Shi Jack di Solo, bukan hanya sehat yang didapat.

Perut Anda pun bakal kenyang saat pulang. Kok bisa? Ya, di Shi Jack tak hanya menjual susu segar tapi juga banyak pilihan makanan.

Makan nasi, ada nasi goreng, nasi oseng-oseng, ataupun juga bakmi dan bihun. Hanya, porsinya tak besar. Kalau mau kenyang, minimal dua bungkus yang perlu diambil.

Lauknya pun tak kalah banyak. Ada kikil, sate telor puyuh, atapun juga tahu dan tempe.

Varian susu segar jumlahnya banyak. Ada susu murni, susu coklat, susu sirup, atapun juga susu telor madu dan jahe (STMJ).

Soal harga, tak perlu khawatir. Satu gelas susu rata-rata dihargai Rp 8.000. Nasi bungkus Rp 2.000. Tak menguras kantong kan?

LOKASI
Di Solo, Susu Segar Shi Jack tersebar di berbagai lokasi. Tapi, penulis mendatangi yang ada di Jalan Dr Rajiman yang masuk kawasan Kabangan.

Tempatnya luas dengan kursi dan bangku panjang yang bisa menampung hingga 20 orang. Meski di pinggir jalan, tempat parkirnya juga tak susah. (*)

Menu-menu yang ditawarkan

Minggu, 27 September 2015

Paduan Mie dan Bakso yang Sama-Sama Lezat

Warung yang jadi favorit mahasiswa
Mie ayam dengan tambahan bakso
MIE ayam nya sdh terkenal enak. Baksonya juga.

Lalu bagaimana kalau keduanya disatukan. Tentu sudah jaminan mie bakso tersebut bakal jempolan.

Sehingga tak mengherankan kalau Mie Ayam Putra Solo  yang ada di Ketintang,Surabaya, tersebut selalu diserbu pembeli. Setiap hari nyaris tak ada bangku kosong di tempat itu.

Apalagi, dalam soal harga, cukup murah. Semangkok mie bakso dijual Rp 13.000.

LOKASI:
Mie ayam Putra Solo ada di Ketintang, Surabaya. Dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Anda ke barat sekitar 300 meter. Lokasinya lumayan luas dan bisa menampung hingga 25 pembeli. (*)

Taburan Srundeng Penambah Rasa

Daging ayam dam kambing kalau ingin dimasak sate tinggal dibakar.Tambahan bumbunya kecap atau kacang.

Tapi sebuah penjual di kawasan Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, menyajikannya beda. Saat hendak dimakan, ada seonggok parutan kelapa yang sudah kering atau yang sering disebut srundeng.

Kombinasi ini ternyata membuat sajian satenya lebih gurih. Bumbu kacang dan kecapnya pun tetap tak kehilangan rasa.

Harga setiap porsi sate kelapa, biasa orang menyebutnya, adalah Rp 15.000 dengan tambahan nasi. tapi sate kambing harganya lebih mahal selisih sekitar Rp 10.000.

LOKASI:
Sate kelapa satu-satunya di Sidoarjo tersebut berapa di kawasan Stadion Gelora Delta. Tempatnya di barat daya.

Tak susah mencarinya karena terlihat dari jalan raya. Kepulan asap bisa menjadi penanda tempat sate kelapa.

Penjualnya mengaku sudah lebih dari 10 tahun berjualan.  Jadi bisa jadi jaminan kualitas dan rasa sate kelapanya. (*)

Rabu, 16 September 2015

Selalu Penuh di Jam Makan Siang

Pujasera dengan varian menu
MAKAN di satu tempat biasanya tak banyak pilihan. Nah lain halnya kalau makan di pujasera atau pusat jajanan serba ada.

Anda bebas memilih makanan yang akan disantap sebanyak mungkin. Seperti halnya dengan Pujasera Menanggal, Surabaya.

Di situ, Anda akan dimanjakan varian. Mau soto, ada ayam dan daging. Mau sayur rumahan seperti sup atau sayur asem juga ada.

Begitu juga dengan minuman. Dari yang sederhana seperti teh, es teh,  atapun jeruk dengan mudah ditemukan. Berbagai jus pun  tersedia.

Jangan takut akan harga. Dengan uang Rp 10.000, Anda bebas memilih yang disuka.

LOKASI:
Pujasera Menanggal ada di kawasan Menanggal, sebuah daerah di selatan Surabaya. Tepatnya di belakang BNI 46 Surabaya.

Lokasinya sangat luas. Lebih dari 15 stan ada di tempat tersebut. (

Tempat ini biasanya penuh pada pukul 12.00 WIB. Para karyawan dan pekerja di kawasan tersebut yang juga terdapat sebuah mall bakal memenuhi Pujasara Menanggal (*)

Empal Sapi dalam Bentuk Bakso


Sudah punya banyak penggemar
Rasanya beda dengan yang lain
MAKAN empal daging sapi paling enak kalau digoreng. Nasi hangat plus sambal pedas akan menambah selera yang memakannya.

Tapi, bagaimana rasanya kalau empal sapi tersebut dimakan dalam bentuk pentol bakso. Rasa penasaran Anda akan terjawab jika datang warung Bakso Empal yang ada di kawasan Sruni, Gedangan, Sidoarjo.

Di sana ada sebuah warung yang dagingnya dari empal. Memang, ada bedanya dengan bakso daging biasa. Rasa bumbu tambahannya sangat terasa.

Harganya pun bervariasi. Jika ingin memakai pentol besar, Anda merogoh kocek Rp 8.500. Menu ini paling tinggi harganya dibandingkan dengan menu lain yang dibenderol Rp 7.500.

LOKASI:
Bakso Empal ini ada di sebelah barat perempatan Sruni. Atau pasnya di sebelah barat barak militer TNI Angkatan Darat dari kesatuan Arhanudse.

Tempatnya sangat sederhana. Di depannya terbuat dari kayu dengan dipadu anyaman bambu. Ada sekitar 10 meja yang akan menampung hingga 50 orang. (*)

Makan Mie Ayam Jumbo di Gedung Olahraga

Disajikan dalam mangkok besar
MIE ayam biasanya mudah ditemukan di gerobak yang berkeliling di kampung. Atau juga di sebuah warung di pinggir jalan.

Namun, sebuah tempat yang menamakan dirinya Kafe Badminton punya masakan yang banyak penggemarnya tersebut. Rasanya pun tak kalah dengan mei ayam keliling atau pun mie pinggir jalan.Bahkan, nilai plus makan mie ayam di Kafe Badminton adalah tempatnya yang bersih.

Daging ayam yang disajikan pun sangat halus karena hasil cincangan. Anda pun dijamin kenyang karena tempat yang dipakai adalah sebuah mangkok besar.

Meski berada di sebuah kafe, harga mie ayam di Kafe Badminton sangat merakyat. Dengan tempat mangkok besar, mie ayam dibanderol Rp 11.000.


LOKASI:
Sesuai dengan namanya Kafe Badminton, tempatnya pun tak jauh dengan olahraga tepok bulu tersebut. Kafe itu ada di kawasan GOR Sudirman, Surabaya.

Persisnya di Jalan Kertajaya Indah Timur No 8 Surabaya. Tempatnya tak jauh dari seuah mall terbesar di Surabaya Timur.

Jika Anda sudah menemukan GOR Sudirman, Anda tinggal masuk. Di sana ada sebuah tempat luas dengan kursi-kursi yang tertata rapi. (*)

Kamis, 10 September 2015

Bebek Rasa Olahan Madura di Simo

Warung yang ramai setiap hari
APA yang terkenal dari Surabaya? Jawabnya tentu Tugu Pahlawan dan kini Jembatan Suramadu.

Yang lain? Bebek goreng. Tak salah jika ada yang menjawab seperti itu. Apalagi, mereka para penggila kuliner.

Di kota yang menjadi pusat pemerintahan Jawa Timur tersebut banyak penjual bebek. Rasanya hampir semua lezat.

Nah, salah satunya Bebek Petemon. Penjualnya memasaknya dengan cara Madura. Seperti tertulis di warung yang berada di kawasan Simo tersebut.

Daging bebeknya cukup empuk. Sehingga tak susah untuk memakannya.

Belum lagi sambal bawangnya yang bisa membuat ketagihan. Apalagi, ada nasi yang selalu hangat.

Soal harga, Bebek Petemon hampir sama dengan yang lain. Satu porsi dijual dengan harga Rp 17.000.

LOKASI:
Bebek Petemon ada di beberapa tempat. Yang didatangi penulis ada di Simo. Atau tepatnya dari arah selatan atau Jalan Diponegoro, Surabaya, sebelum Tol Simo.

Di depannya ada kain kuning mencolok yang menjadi penanda tempat Bebek Petemon. Tempatnya juga lumayan luas.

Hanya untuk pembeli yang bawa mobil, Anda harus bersabar untuk bisa memarkirkan mobil. Tempat parkirnya sangat terbatas. (*)

Lampu Diskotik sebagai Penanda

Buka mulai petang hari
Kehangatan di malam hari
KIKIL pertigaan Kedurus, Surabaya, ini jarang jadi perbincangan penggila kuliner. Bisa jadi karena tempatnya yang sangat sederhana dan ada di pinggir jalan.

Namun, soal rasa, Kikil Sapi Pak Sarbi tak kalah dengan penjual kikil yang lebih dulu populer. Kikil di tempat tersebut mudah dikunyah.  Tambahan potongan bawang menambah rasa di mangkuk kikil.

Bisa jadi, ini dikarenakan penjualnya sudah puluah tahun menjajakan daging dari kaki sapi tersebut. Dulunya, Pak Sarbi menjual kikilnya dengan dipikul sebelum akhirnya berganti dengan gerobak.

Karena usia yang sudah tak muda lagi, sekarang Pak Sarbi lebih aktif memasak dibandingkan menunggui gerobaknya.

Soal harga, Kikil Sapi Pak Sarbi paling murah dibandingkan yang lain. Satu mangkok, pakai lontong atau tidak, tetap dijual dengan harga Rp 15.000.

LOKASI;
Kikil Sapi Pak Sarbi berada di timur pertigaan lampu merah Kedurus. Penjualnya hanya memakai gerobak.

Uniknya agar beda dengan penjual lain yang ada di dekatnya, di depan gerobag diberi lampu  yang menyala-nyala layaknya lampu di diskotik. (*)

Gudeg Jogja Rasa Pedas

Warung ada di sebelah timur jalan
Ada sambal dan daun pepaya
LAZIMNYA gudeg lauknya telor atau suwiran daging. Tapi, di Warung Condhong Roso, Anda bisa mendapat tambahan tahu dan tempe.

Tentunya, tempe dan tahunya sudah dibacem. Sehingga rasanya pun seperti telornya yang berwarna coklat.

Ini membuat menu gudeg yang disajikan di atas daung pisang segar tersebut menjadi penuh. Ada nasi, gudeg, telor, tahu, dan tempe.

Yang bikin beda lainnya adalah adanya sambal di pinggir piring. Bisa jadi, pemilik Warung Condhong Roso sudah mengadopsi kemanisan gudeg Jogja dengan kesukaan masyarakat Surabaya dan sekitarnya akan rasa pedas.

Meski penuh dengan lauk, harga satu porsi gudeg di Warung Condhong Roso tak terlalu mahal. Satu porsi dihargai Ro 20 ribu. Anda pun dijamin sudah kenyang.

LOKASI:
Warung Condhong Roso berada di kawasan Buduran, Sidoarjo. Tepatnya di dekat Stasiun Kereta Api Buduran.

Atau juga lepas pasnya berada di sisi sebelah timur jalan penghubung Surabaya-Sidoarjo. Tempatnya lumayan luas. (*)

Senin, 24 Agustus 2015

Merasakan Tahu Campur di Tengah Malam

Ada sayuran, daging, dan ketela
Kini ada di barat jalan
MENCARI tahu campur tak susah jika di Surabaya dan sekitarnya. Hanya, mencarinya di malam hari dengan rasa yang masih terjaga butuh ketelitian.

Sebuah warung tahu campur dengan nama Gajah Mada ada di kawasan Tebel, Gedangan, Sidoarjo. Bukanya pun hingga tengah malam.

Tapi, jangan berpikir, warung itu buka karena tak laku. Justru sebaliknya.

Rasa tahu campur Gajah Mada termasuk jempolan untuk kawasan Sidoarjo. Dagingnya besar dengan dicampur sayuran serta kuah yang hangat.

Dan yang tak lupa, ketela. Itu membuat tahu campur Gajah Mada layak didatangi para penggila kuliner malam.

Harganya pun hanya Rp 10.000 satu piring. Harga yang sebenarnya tak sebanding dengan kelezatan yang diberikan.

LOKASI:
Tahu campur Gajah Mada ada di ruas jalan yang menghubungkan Surabaya dan Sidoarjo. Tepatnya di Desa Tebel.

Tempatnya di sebelah barat jalan. Sebelumnya, Tahu Campur Gajah Mada ada di timur. Kini, warung tersebut ada di dekat sebuah mini market di utara tugu batas Kota Sidoarjo.

Anda bisa datang di atas jam 23.00 WIB. Bahkan, kadang hingga pukul 24.00. Lumayan untuk mengisi perut di malam hari. (*)


Sabtu, 22 Agustus 2015

Mie Ayam dengan Tambahan Pentol Besar

Mie ayam dengan banyak isi
Warung yang sangat sederhana
AWALNYA hanya mampir untuk mengobati rasa lapar. Selain itu, beberapa motor yang parkir di tempat tersebut juga membuat penasaran.

Mie ayam dan baksonya apakah enak? Kok tak ada meja yang kosong. Ternyata, rasanya di dugaan.

Dengan bentuk warung yang sederhana, rasa mie dan baksonya tak kalah dengan yang ada di kota-kota besar. Ataupun di tempat-tempat yang jadi jujugan penggila kuliner bakso dan mie.

Sebuah warung mie dan bakso di Cangkring, Wonoayu, Sidoarjo, rasa bumbunya sangat terasa. Tambahan pentolnya pun bukan yang kecil tapi jumbo. Daging sapinya membuat pentol tersebut menambah kelezatan di mangkok.

Belum lagi dengan sayuran serta taburan pangsit gorengnya.Semuanya disajikan dengan saling mengisi.

Mau tahu harganya? Tak lebih dari Rp 10 ribu. Mie ayam dengan tambahan pentol besar dibanderol Rp  9.000.

LOKASI
Mie ayam dan bakso tanpa nama tersebut tepat berada di pertigaan Cangkring, yang menghubungkan antara Wonoayu dan Krian. keduanya merupakan kecamatan di Sidoarjo. Warungnya hanya bertuliskan Mi Ayam dan Bakso.

Tempatnya juga sangat sederhana. Dengan sudah berjualan selama empat tahun, kursi dan mejanya pun warnanya sudah pudar. Tapi semua itu menjadi berubah mewah kalau merasakan mie ayam dan baksonya. (*)

Kamis, 20 Agustus 2015

Menu Rumahan yang Buka 24 Jam

Masih ramai di malam hari
Nasi kikil dan telor
KALAU lapar di malam hari memang tak susah mencari makan di Surabaya dan sekitarnya. Hanya, varian yang dijual banyak yang monoton.

Kalau tidak penyetan, bebek goreng, atau juga mie. Tapi bagaimana kalau inginnya makan masakan rumahan.

Di Aloha, ada sebuah warung yang diberi nama Sederhana Bu Yem yang menjualnya. Semua tersaji komplet.

Sayur sup, kikil,ataupun sambal goreng pun ada. Lauknya pun ada tahu, tempe, telor, daging ayam, ataupun juga ikan goreng tersedia. Semuanya dijamin selalu segar.

Soal harga tak perlu khawatir. Dengan uang Rp 10 ribu saja, pembeli bisa makan dengan sayur plus lauk telor dan tempo.


LOKASI
Warung Sederhana Bu Yem ada di kawasan Aloha, Sidoarjo. Tepatnya di sebelah timur perlintasan kereta api.

Banyak pembelinya merupakan calon penumpang pesawat atau penjemput di bandara. Ini disebabkan lokasinya berada di jalur penghubung ke Bandara Juanda.

Mereka pun tak perlu cemas kelaparan. Warung Sederhana Bu Yem buka selama 24 jam. Tempatnya bisa menampung hingga 10 orang lebih. (*)

Rabu, 19 Agustus 2015

Harus Jajal Banyak Varian

Kwetiaw yang jadi andalan
Tempatnya kecil tapi nyaman
BANYAK yang tak percaya masakan di Mie Remaja, Surabaya, terkenal karena kelezatannya. Kok bisa? Ya, dilihat dari tempatnya yang tak terlalu besar, orang mengira tak banyak pembeli yang mampir.

Namun, semua itu terbantahkan. Ketika masuk, banyak orang yang tengah makan atau antre menungu masakan dibawa pulang.

Di Surabaya Selatan, Mie Remaja sudah kondang akan varian masakan yang semuanya nomor wahid. Yang beda dengan warung atau depot lainnya adalah kwetiaw gorengnya.

Rasanya memadukan kemanisan kecap dengan tambahan pentol bakso dan daging ayam. Tak lupa kecambah di dalamnya membuat kwetiaw Mie Remaja juga kaya vitamin.

Kwetiaw goreng di Mie Remaja dihargai Rp 17.000. Namun, Anda juga bisa menjajal menu yang lain.

Ada nasi goreng, bakmi goreng, maupun koloke.Yang harus diingat, porsinya termasuk jumbo sehingga Anda pun dijamin kenyang.


LOKASI:
Mie Remaja Surabaya ada di Jalan Kebonsari. Tidak jauh dari pintu masuk Surabaya, Bundaran Waru. Jaraknya sekitar 2 kilometer.

Dulu lokasinya persis di pinggir Jalan Ahmad Yani, sebuah jalan utama di Kota Pahlawan, julukan Surabaya. Hanya sekarang, tempatnya bergeser ke barat sedikit.

Tempatnya memang terlihat kecil dari luar. Namun, jika sudah masuk, Mie Remaja bisa menampung sekitar 15 orang.

Ruangannya juga sejuk dan tidak pengap. Beberapa kipas angin membuat Anda nyaman saat menyantap varian masakan di Mie Remaja yang lezat. (*)

Senin, 17 Agustus 2015

Meski Pindah Tetap Dicari

Di lokasi baru
Pentol besar yang lezat
TEMPATNYA sudah beberapa kali pindah. Tapi Bakso Granat Cak Ri tetap saja masih dicari para pembeli.

Kok bisa? Rasanya yang lezat tentu jadi pertimbangan utama. Baksonya yang besar beda dengan yang lain.

Daging sapinya sangat terasa meski sudah dibalut dengan tepung. Begitu juga dengan pentol kecilnya.

Selain itu, harganya terhitung murah. Satu mangkok yang berisi pentol besar dan kecil serta bakwan dibanderol Rp 10.000.

Ini beda dengan warung bakso lain yang bisa menjualnya dua kali lipat. Meski rasanya masih di bawah Bakso Granat Cak Ri.

LOKASI:
Bakso Granat Cak Ri ada di Ketintang Baru, Surabaya. Letaknya tak jauh dari Royal Plaza, sekitar 500 meter.

Meski menyewa sebuah rumah kost, tapi tempatnya lumayan lapang. Ada dua meja yang bisa dipakai 10  orang. (*)

Minggu, 16 Agustus 2015

Makan Empek-Empek Tak Harus ke Palembang

Varian yang semuanya lezat
PALEMBANG, Sumatera Selatan,terkenal dengan makanan empek-empek. Tapi, kita sekarang tak perlu harus datang ke kota yang dibelah Sungai Musi tersebut untuk bisa merasakan lezatnya makanan dengan bahan ikan dan sagu tersebut.

Di Kota Sidarjo, Jawa Timur,ada penjual empek-empek yang diakui kelezatannya yakni Pempek Farina. Memang,kedai itu bukan satu-satunya.

Pempek  Farina tersebar di banyak tempat di Surabaya. Hanya, penulis sering singgah dan merasakan Empek-Empek  Farina di gerai Sidarjo.

Anda bisa datang dan menyantap empek-empek dalam kondisi masih hangat karena langsung digoreng saat kita memesannya. Bentuknya pun sudah ada garis pemotong sehingga memudahkan untuk disantap.Pempek Farina semakin nyus dengan adanya cuko (cuka) dengan dua jenis, pedas dan manis.

Varian empek-empeknya sangat banyak. Mulai dari kapal selam, andaan, hingga lenjeran. Harganya pun bervariatif mulai dari Rp 7.000.


LOKASI:
Pempek  Farina di Kota Sidarjo berada di Jalan Pahlawan. Kedainya ada di sebelat selatan jalan.

Tempatnya sangat nyaman dengan ada delapan meja. Ruangan dengan pendingin membuat pembeli pun bakal betah berlama-lama sambil menyanap empek-empek yang masih hangat. (*)
Tersebar di berbagai tempat

Jumat, 14 Agustus 2015

Bakso Enak di Gudang Beras

Dua pentol di mangkok
TAK perlu susah-susah mencari bakso di Surabaya. Hanya, mencari tempat makan bulatan daging sapi yang punya cabang lebih dari satu tentu susah.

Alasannya,warung bakso tersebut pasti enak. Seperti warung bakso Tanjung Anom.

Di Kota Pahlawan, julukan Surabaya, bakso Tanjung Anom mempunyai empat cabang. Salah satunya di kantor Dolog Jatim yang berada di Jalan Ahmad Yani. Sementara tiga lainnya di Tanjung Anom, Taman Apsari, dan Kali Asing.

Bakso Tanjung Anom menawarkan beberapa varian. Hanya, pentol yang disajikan ukurannya berbeda dengan lain.

Bukan kecil tapi juga bukan ukuran jumbo. Setiap mangkok berisi dua pentol. Ukuran dan jumlah yang pas untuk mengisi perut.

Satu mangkok di bakso Tanjung Anom dihargai Rp 20.000. Kalau mau tambah lontong menjadi Rp 24.000.


LOKASI:
Bakso Tanjung Anom cabang Dolog berada di dalam kantor gudang beras yang berada di Jalan Ahmad Yani atau tepatnya di depan Taman Pelangi.

Tempatnya lumayan luas. Di cabang Dolog, sekitar belasan pembeli bisa masuk.(*)
Warung bakso dengan empat cabang

Rabu, 12 Agustus 2015

Daging Kaki Sapi Besar Penuhi Mangkok

Terkendala lahan parkir
Kikil yang paling terkenal di Sepanjang
SEPANJANG merupakan sebuah kelurahan di Kecamatan Taman, Sidarjo. Di sana ada sebuah makanan yang identik dengan kelezatan.

Ada beberapa warung yang menjual kikil sapi yang menjadi buruan para penggila kuliner.Namun, di antara semua warung kikil sapi tersebut, Warung Pak Said yang kali pertama dikenal banyak orang.

Di tempat tersebut, kikil yang disajikan dalam mangkok ukurannya besar alias jumbo. Sementara kalau di tempat lain daging kaki sapi tersebut kecil-kecil.

Meski besar tapi tak susah bagi para pembeli untuk menyantapnya. Mereka tinggal memakai garpu dan sendok unuk memotong.

Satu porsi kikil Pak Said dijual dengan harga Rp 17.000. Ditambah lontong, Anda tinggal menambahi Rp 2.000. Perut Anda pun sudah kenyang. 


LOKASI
Kikil Pak Said berada di wilayah Pagesangan yang sebenarnya masih masuk Surabaya. Hanya, penjualnya memang tinggal di Kelurahan Sepanjang, maka orang lebih sering menyebutnya kikil Sepanjang. Posisi tepatnya di tembok milik sebuah pabrik korek.

Dari Masjid Agung Surabaya (MAS), Kikil Pak Said tak berjarak jauh, sekitar 2 kilometer. Di warung tersebut bisa menampung 10 pembeli.

Sayang, di Pak Said tempat parkirnya kurang memadai. Pembeli yang membawa mobil bakal kesulitan untuk parkir karena bisa menganggu pengguna jalan yang melintas di kawasan penghubung Surabaya-Sidarjo tersebut. (*)

Senin, 10 Agustus 2015

Ada Bihun di Mie Goreng

Menu andalan di Mie Pojok
Depot yang ada di pojok jalan
SESUAI namanya, Mie Pojok, lokasinya memang di pojok.Tepatnya ada di pertigaan antara Ganting dan Kebon Anom, nama dua desa di Kecamatan Gedangan, Sidarjo.

Karena lokasinya yang strategis, banyak orang yang setiap hari terlihat makan di situ. Namun, yang tak kalah pentingnya, masakan di Mie Pojok, rasanya lezat.

Akan sia-sia kalau lokasi strategi namun masakannya biasa saja. Di Mie Pojok yang ditawarkan adalah masakan dengan bahan utama mie, seperti mie goreng maupun mie kuah.

Namun, ada juga cap tjai, koloke, maupun nasi goreng. Hanya, mie gorengnya beda dengan yang lain. Ada bihun dalam masakan mienya.

Soal harga di Mie Pojok masih termasuk murah. Mie goreng dan kuah ataupun juga nasi goreng dijual Rp 9.000.


LOKASI:
Mie Pojok ada di Jalan Sukodono, Kebon Anom, Gedangan, Sidarjo. Dari perempatan Gedangan, Anda ke arah barat sekitar 1 kilometer. Saat melintas Jembatan Kebon Anom, Anda harus mencari putar balik karena Mie Pojok ada di seberang alias menghadap ke utara.

Tempatnya lumayan lapang dengan ada sekitar lima meja. Tempat tersebut bisa menampung hingga 25 pembeli.

Setiap hari, Mie Pojok buka mulai pukul 17.00 WIB dan baru tutup pukul 24.00 WIB. (*)

Sabtu, 08 Agustus 2015

Pedasnya Bikin Kembali Datang

Ada tambahan lele dan telor
Buka juga di Perum Magersari
PENYETAN Mbak Siti termasuk kondang di Sidoarjo, Jawa Timur. Warga Kota Udang, julukan Sidoarjo, yang kangen pedas pasti datang ke sana.

Ada dua tempat Penyetan Mbak Siti. Satu di dekat Alun-Alun Sidoarjo dan satunya di Jalan Mayjen Sungkono,Perumahan Magersari.

Jarak kedua tempat tak terlalu jauh. Tak sampai satu kilometer.

Yang di Alun-Alun dikelola oleh sang ibu, sedangkan satunya anaknya. Tapi, rasanya tak jauh beda.

Pedasnya bisa bikin mengambil nafas dari mulut. Hanya, pedas itu juga yang membuat para pembeli selalu ingin datang kembali.

Apalagi, harganya terjangkau kantong. Penyetan tempe, telor, dan ikan lele dijual Rp 13.000. Menu yang ditambah nasi tersebut sudah cukup membuat perut kenyang.


LOKASI:
Penyetan Mbak Siti gampang ditemukan. Yang pertama, kalau sudah ketemu Alun-Alun Sidoarjo, Anda tinggal ke barat sedikit. Di sana berjejer banyak pedagang kaki lima. Nah, di situlah ada Penyetan Mbak Siti, sebuah kedai yang banyak dijubeli orang.

Satunya lagi ada di Jalan Mayjen Sungkono. Dari Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Ada ke utara mengikuti jalan dan setelah tikungan, sekitar 200 meter akan ketemu Penyetan Mbak Siti. Tempat berjualannya tepat di depan pintu perumahan.

Tempat Penyetan Mbak Siti yang ada di Magersari lebih luas dan lapang karena berada di rumah. Tempatnya bisa menampung hingga 30-an pembeli. (*)

Lebih Pedas dan Banyak Lauk

Banyak lauk peneman nasi
Bukan pecel Madiun
PECEL Madiun lebih bekel di otak para penggila kuliner. Tapi, bukan berarti, pecel dari kta lain pasti akan kalah rasanya.

Mau bukti? Datanglah ke seorang penjual pecel di Jalan Jend S. Parman di Waru, Sidoarjo. Dengan percaya dirinya, mereka menuliskan Pecel Nganjuk.

Rasanya pun bisa dikatakan beda dengan pecel Nganjuk. Rasa pedas membuat sambal di Pecel Nganjuk Bu Lam layak dapat apresiasi.

Selain nasi,di piring Pecel Nganjuk juga ada taoge, kacang panjang, maupun bunga turi. Lauknya ada tempe, tahu, maupun dadar jagung.

Tanpa tambahan telor,Pecel Nganjuk Bu Lam satu piringnya Rp 8.000. Jika mau tambah lauk seperti telor maupun daging ayam, tentu harganya naik.

LOKASI:
Pecel Nganjuk Bu Lam berada di kawasan waru atau tepatnya utara Rumah Sakit Mitra Keluarga. Warungnya ada di depan sebuah toko mesin jahit yang kalau sore sudah tutup.

Selama hampir 12 tahun, Pecel Nganjuk Bu Lam buka mulai pukul 18.00. Tak sampai pukul 23.00, warung dengan kain kuning di depannya itu sudah tutup. (*)

Menu Kambing bukan hanya Sate

Nasi dan kare siap saji
Sehari habis satu ekor kambang.
DAGING kambing alot kalau digigit. Apalagi kalau olahannya tak tepat.Di masak apapun, bakal alot dan mengurungi kelezatan.

Tapi, di Depot 35 Cak San, seperti tak percaya kalau daging kambing olahannya begitu mudah dimakan. Hanya, di tempat tersebut, tidak menjual sate.

Menu andalan yang ditawarkan adalah kare dan kikil. Beda dengan di tempat lain, saat kita menyantapnya di Depot 35 Cak San, seperti makan tahu. Sangat empuk dan mudah dikunyah.

Ternyata, rahasianya, daging yang dipakai berasal dari kambing yang usianya satu tahunan. Bukan anakan kambing atau kalau di Jawa disebut cempe dan juga bukan kambing tua yang alot.

Setiap menu dengan bahan daging kambing di hargai Rp 25.000. Itu belum termasuk nasi yang dijual Rp 3.000 setiap piring.

LOKASI:
Depot 35 Cak San berada di kawasan Jemursari. Jika dari pintu lintasan kereta api, Anda ke timur. Nah, sebelum lampu merah, belok ke kiri sekitar 25 meter.

Buka mulai pukul 17.00 WIB, pukul 22.00 WIB sering tutup karena diserbu pembeli. Apalagi, kalau akhir pekan.

Dengan dua meja dan kursi panjang, bisa 10 pembeli masuk dan makan di Depot 35 Cak San. Depot tersebut berdiri sejak 2002 dan sehari bisa menghabiskan 1 ektr kambing untuk dimasak kikil, kare, maupun krengsengan. (*)

Jumat, 07 Agustus 2015

Pedasnya Bikin Bibir Nyonyor

Level tiga yang setara 25 cabe
MENDENGAR namanya bikin penasaran. Nyonyor dalam pengertiannya kan bibir yang dower atau benjol karena dipukuli orang.

Nah, saat ada Mie Nyonyor tentu penjualnya ingin bibir yang makan juga dower. Hanya, dowernya bukan dipukuli tapi karena makan mie masakannya karena pedas.

Tapi, memang tak salah. Di Mie Nyonyor Sidoarjo, tingkat kepedasan mienya di bagi menjadi beberapa tahapan atau level.

Kalau tak mau pedas, Anda bisa pesan level o. Tapi, kalau ingin ada sentilan di rasa yang pedas, pakai level 1.

Level 1 ini bukan berarti cabenya 1. Tapi, level 1 setara dengan lima cabe.

Penulis pun penasaran dengan level 3. Ternyata, pedasnya nendang banget.

Tahu setara dengan berapa cabe? Level 3 setara dengan 25 cabe. Gak kebayang bagaimana pedasnya.

Padahal, masih ada level tertinggi atau level 5 yang setara dengan 60 cabe. Bisa-bisa nyonyor bibir kita.

Harganya pun berbea dalam setiap level. Level 1 dihargai Rp 8.500 Kalau level 3 dijual Rp 12.500.

LOKASI:
Mie Nyonyor Sidoarjo ada di ruko Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, di Jalan Pahlawan. Kali pertama buka di depan lintasan  sepatu roda.
Tapi, kini, Mie Nyonyor bergeser ke sebelah barat. Tapi, areanya tetap di lingkup Gelora Delta.

Ruangannya lebih lapang. Pembeli bisa makan dengan memakai kursi atau lesehan. (*)
Tempatnya bergeser ke barat.

Minggu, 02 Agustus 2015

Sop tanpa Wortel dan Makaroni

Variasi menu sop
Buka mulai pukul 06.30 WIB
TEMPATNYA nyaris tak pernah sepi. Padahal, menu yang ditawarkannya sangat sederhana, sayur sop.

Namun, sop ayam di Pak Min Klaten bukan seperti sayur sop pada umumnya yang berisi wortel, kobis, ataupun makaroni. Warung yang berada di Jalan Gajah Mada, Sidarjo, tersebut menyajikan beda.

Isi mangkok sopnya  kuah dengan isi menu yang bervariasi. Mulai dari kulit, uritan, ceker, ati ampela, tepong, hingga dada.

Kuahnya yang selalu hangat membuat sop ayam di Pak Min Klaten beda dengan di tempat yang lain. Sajian nasi yang dipisah membuat pembeli langsung merayakan kelezatan aslinya tanpa langsung bercampur nasi.

Harganya pun tak mencekik dompet. Meski berbeda-beda harga tergantung isi sop, tapi tidak ada yang melebihi Rp 20.000 dengan yang termurah Rp 7.000.

Tak heran jika pembeli pun seolah tak pernah berhenti. Hebatnya, keramaian yang ada Sop Pak Min Klaten tak hanya di Sidoarjo. 50 lebih cabangnya juga selalu sama.


LOKASI
Sop Ayam Pak Min Klaten berada di Jalan Gajah Mada, Sidoarjo. Dari Surabaya, setelah melewati Alun-Alun, Anda bisa mengurangi kecepatan karena jaraknya sudah dekat.

Nah, setelah ada tugu jam, Anda sudah menemui tempat parkir motor dan mobil yang ramai. Itulah tempat Sop Ayam Pak Min Klaten. Di depannya ada gerobag warna biru yang sangat sederhana.

Tempatnya sangat lapang. Sebanyak 50 pembeli bisa duduk dan makan di tempat tersebut. Buka mulai pukul 06.30 WIB, Sop Ayam Pak Min Klaten tutup hingga pukul 21.30 WIB.

Tapi, biasanya, sebelum pukul 21.30 WIB, tempat tersebut sudah tutup jika menu sopnya sudah habis. (*)

Menyantap Irisan Bakso Persegi Panjang


Ada dua jenis bakso di mangkok
BAKSO berbentuk bulat sudah biasa. Dibuat kotak juga sudah menjadi hal yang lazim.

Namun, kedai bakso Prima yang ada di kawasan Ketintang, Surabaya, berani beda. Daging sapi yang dipadu dengan tepung diiris tipis dengan bentuk persegi panjang.

Hanya, pentol bulat tetap ada. Hanya, jumlahnya tak sebanyak pentol tipis persegi panjang.

Semangkok bakso di Prima berisi pentol bulat dan panjang ditambah dengan tahu serta pangsit goreng. Harganya pun relatif murah yakni Rp 8.000 semangkok.


LOKASI
Selama 20 tahun, penjual bakso Prima Pak Man ada di kawasan Ketintang, yang masuk Surabaya Barat. Hanya, sejak Februari 2015, tempatnya sedikit bergeser ke sebelah timur.

Dari sebuah pusat perbelanjaan besar di Jalan Ahmad Yani, Anda belok ke barat. Dari perlintasan kereta api, jaraknya sekitar 100 meter. Di depan kedai yang berada di selatan jalan, terdapat sebuah gerobak yang bertuliskan bakso Prima.

Sayang, tempatnya lebih kecil. Sehingga tak bisa memuat banyak pembeli seperti tempat sebelumnya. (*)
Gerobak yang 20 tahun berdiri

Sabtu, 01 Agustus 2015

Kuah dari Kecap Manis dan Bawang Putih

Paduan sempurna
MASYARAKAT Solo punya masakan dari olahan tahu. Surabaya dan sekitarnya punya tahu tek, kota kedua terbesar di Jawa Tengah itu pun punya tahu kupat.

Sesuai dengan namanya, tahu kupat, tentunya tahu dan kupat dipadukan menjadi sebuah santapan yang nyus. Selain itu ada juga taoge maupun mie basah. Kuahnya dari kecap yang diaduk bersama bawang putih yang digerus yang ditambahin garam.

Salah satu warung tahu kupat yang didatangi penulis ada di depan Pasar Jongke, Pajang, Solo. Di sini, rasanya sangat klop banget antara manisnya kuah kecap dengan tahu yang sudah digoreng.

Harganya pun sangat terjangkau, Rp 8.000. Sepiring tahu kupat sudah membuat perut kita kenyang.

LOKASI
Warung tahu kupat yang didatangi penulis berada tepat di depan Pasar Jongke. Tak ada penjual tahu kupat selain yang disambangi.

Tempatnya tak terlalu luas. Diisi 10 pembeli saja sudah terasa sesak. (*)



 




Rasa Terjaga meski tanpa Pesaing

Rasa tak berubah selama 15 tahun
Warung yang sangat sederhana
DI kawasan Ketintang Baru, Surabaya, penjual siomay hanya satu. Dulu, sempat ada tiga penjual yang menawarkan kuliner asal Bandung, Jawa Barat, tersebut.

Namun, itu tak membuat sang penjual terlena. Hampir 15 tahun, rasa siomaynya tetap terjaga.

Kubis, kentang, maupun telornya selalu lezat disantap. Bumbu kacangnya pun menjadi senjata utama untuk membuat campuran makanan tersebut akan habis disantap.

Sepiring siomay dijual dengan harga Rp 8.000. Setiap hari, warung siomay di Ketintang Baru tersebut bisa habis 100 bungkus lebih.

Selain itu, ada juga batagor. Caranya menggoreng yang kering menjadi andalan.


LOKASI:
Ketintang lezat ini berada di Ketintang Baru, Surabaya. Bisa dijangkau dari Jalan Ahmad Yani, yang merupakan jalan protokol Kota Pahlawan, julukan dengan belok kiri dari sebuah restoran cepat saji.

Sekitar 10 meter ada jembatan, Anda bisa belok kiri hingga sebuah mini market waralaba. Warung siomay itu ada tepat di sampingnya. (*)

Makan Gudeg Lezat Tengah Malam

Tersedia banyak menu di Gudeg Ceker Bu Kasno
KALAU Anda tengah berada di Solo, jangan pernah takut kelaparan. Angkringan di kota kedua terbesar di Jawa Tengah tersebut banyak yang buka hingga dini hari.

Tapi, kalau Anda mau variasi menu, datanglah ke Gudeg Ceker Bu Kasno.

Tempat sudah seperti menjadi tujuan para penggila kuliner jika berada di Solo. Hampir semua yang suka makan gudeg, pasti menyempatkan makan di tempat yang berada di kawasan Margoyudan tersebut.

Sesuai namanya, ceker menjadi andalan untuk wajib disantap di sana. Gigi Anda tak perlu susah susah makan. Sekali gigit, dagingnya akan lepas dari tulang kaki ayam tersebut.

Selain disantap sendiri, ceker akan digabungkan dengan nasi gudegnya yang tak kalah lezat. Tahu dan tempe bacem(yang dimasak manis) menjadi teman ceker di piring gudeg.

Sepiring gudeg di warung Bu Kasno dibanderol mulai Rp 9.000. Jika tambah lauk seperti telor, tentu harganya juga beda.

Menariknya, suguhan teh hangat akan membuat badan terasa hangat. Ini disebabkan Gudeg Ceker Bu Kasno hanya buka pada dini hari saat udara Solo terasa dingin.


LOKASI:
Gudeg Ceker Bu Kasno ada di pinggir Jalan Wolter Monginsidi, Solo. Letaknya di wilayah Margoyudan.

Dari Stasiun Balapan, Solo, Anda lurus ke timur hingga bertemu dua perempatan. Nah, di utara jalan, Anda sudah langsung menemukan Gudeg Ceker Bu Kasno.

Atau dari timur, Anda tinggal lurus dari Jembatan Jurug atau batas kota langsung lurus.

Kalau mau makan di Gudeg Ceker Bu Kasno, Anda harus kuat begadang. Bagaimana tidak, tempat tersebut baru buka pukul 01.00 WIB dan baru tutup pukul 07.00 WIB.

Tempatnya lumayan luas. Namun, kalau akhir pekan atau liburan panjang seperti Lebaran, Anda bisa antre lama dan bisa berdiri menunggu hingga 30 menit.

Tapi, rasa capek menunggu bakal hilang jika sudah menyantap nasi gudeg ceker Bu Kasno. (*)